Wacana

Korupsi Oh Korupsi

Hampir setiap hari kita disuguhi berita tentang korupsi. Mulai dari skala kecil sampai kelas kakap selalu terjadi di semua bidang. Korupsi memang ada di semua negara, dan kita memperoleh ‘’juara’’ 10 besar. Menyedihkan, memprihatinkan bukan?

Sistem pemilihan langsung sebuah jabatan dari kepala desa sampai presiden membutuhkan biaya yang tidak kecil. Apabila terpilih dan menduduki masa jabatan apakah tidak tergiur untuk memanfaatkan kewenangan dan kekuasaannya untuk mengembalikan ‘’modal’’ saat pencalonan disertai bunganya?

Dengan gaji yang didapat selama masa kerja, apakah dapat menutup semua pengeluaran waktu mencalonkan diri? Memang ada pengusaha yang rela keluar uang demi kemakmuran rakyat yang akan dipimpin.Tanpa dia sendiri memanfaatkan kedudukan untuk kepentingan usahanya.Tetapi mungkin hanya satu banding seribu, bahkan lebih.

Bayangkan uang korupsi sejumlah Rp 1 Miliar umpamanya dapat dipergunakan untuk membangun jalan cor beton bertulang sepanjang 500 meter lebar 5 sampai 6 meter. Membangun rumah RSS yang tiap unit Rp 50 juta sebanyak 20 rumah. Memberi modal 1.000 orang jika tiap orang mendapat 1 juta rupiah. Berapa ribu meter saluran irigasi yang kuat untuk pertanian, dan lainnya.

Jumlah uang yang di korupsi se Indonesia jika dijumlah tak terhitung banyaknya. Jika untuk membangun betapa sudah hebatnya negara kita. Prasarana jalan sudah mulus, kemiskinan jauh berkurang. Kesehatan tambah baik, kesejahteraan masyarakat meningkat. Banjir dan rob dapat diatasi, karena ada dana untuk menanggulangi semua persoalan rakyat.

Manusia punya nurani untuk hidup berlimpah, semua serba hebat, rumah, mobil, tidak cukup hanya satu. Kalau perlu di setiap kota punya tempat tinggal juga villa mewah. Semua itu terjadi karena kita tidak menyadari bahwa harta yang kita punya, semua fana dan dapat lenyap dalam waktu sekejap. Setiap bernafas hanya berpikir untuk menjadi orang kaya. Menjadi kaya tidak dosa, apabila semua diperoleh dengan benar. Negara untung pajak orang kaya yang jujur masuk kas untuk dipergunakan kepentingan bangsa dan kejayaan negara.
Iman harus kuat, di tengah merebaknya iklan tawaran hidup mewah. Ingatlah bahwa saat ini kita hidup di akhir zaman. Kesusahan besar sudah di ambang pintu. Dunia usaha persaingan semakin sengit.

Cuaca yang tidak bersahabat. Kredit macet akan semakin banyak. Daya beli akan menurun. Banyak usaha dan pabrik yang terlilit utang dan akhirnya gulung tikar, kekeringan gempa bumi yang dahsyat, banjir, dan lainnya.

Perang dunia ketiga sudah mengintip.Tidak lama lagi kita akan melihat terjadinya perdamaian antara Palestina dan Israel. Ibu Kota Palestina merdeka adalah Yerusalem Timur. Berarti sebagian besar nubuat Tuhan sedang digenapi. Ingat perang nuklir segera akan terjadi. Apa yang kita harapkan dengan harta kita?

Ini bukan karangan manusia, tetapi sudah tertulis dalam kitab Illahi 2.000 tahun yang lalu. Marilah kita berpikir untuk masa depan yang kekal, hidup lebih dekat dan mengenal Tuhan, karena di sana tempat idaman semua manusia. Bukan di bumi ini.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: